Hal tersebut ia lakukan karena merasa tubuhnya di edit terlalu berlebihan di video tersebut. Jika kebanyakan perempuan senang jika tubuhnya terlihat kurus, lain halnya dengan pelantun Better When I'm Dancin' ini, ia justru sangat sedih dan marah saat mengetahui sendiri bahwa tubuhnya di video tersebut merupakan hasil editan photoshop.
"Hai.. aku menghapus video klip Me Too karena mereka mengedit pinggangku jadi lebih kurus. Aku sangat tidak suka. Video tersebut akan diunggah lagi jika mereka sudah mengembalikan pinggangku lagi." ujar Meghan di akun snapchatnya.
Sehari setelah itu, video tersebut diunggah kembali di situs Youtube namun sudah tidak terlihat editan seperti sebelumnya, Kemudian, Meghan mengunggah foto di Instagram yang menujukkan perbandingan antara video yang diedit dengan yang tidak.
"Video #MeToo yang asli akhirnya tayang! Rindu dengan bass itu. Terima kasih semuanya atas dukungannya." tulisnya di caption foto tersebut.
Sehari setelah itu, video tersebut diunggah kembali di situs Youtube namun sudah tidak terlihat editan seperti sebelumnya, Kemudian, Meghan mengunggah foto di Instagram yang menujukkan perbandingan antara video yang diedit dengan yang tidak.
"Video #MeToo yang asli akhirnya tayang! Rindu dengan bass itu. Terima kasih semuanya atas dukungannya." tulisnya di caption foto tersebut.
Kiri : Video klip editan, Kanan : Video klip asli
|
"Pinggang saya tidak sekecil itu, saya memiliki pinggang yang besar, Saya tidak tahu mengapa mereka tidak suka dengan pinggang saya. Saya tidak setuju dengan editan video itu, saya justru malu." terang Meghan mengenai videonya tersebut.
Single Me Too merupakan single andalan kedua di album terbarunya Thank You. NO single pertamanya berhasil menjadi hits. Ia berharap single keduanya ini berhasil meledak seperti sebelumnya.
cause gemuk is beautiful wkwk
BalasHapus